• Webet188 Minimal Deposite Rp. 25.000 - Dan Minimal Withdraw Rp. 50.000 - (Withdraw Tanpa Batas)..
  • Webet188 Cashback 10% Sportsbook Setiap Hari Senin Jam 12.00 Wib Minimal Kekalahan Deposit Rp. 100.000..

CONTACT INFO

    • 2AFFC28E
    • 7B98A*** (FULL)
    • 2AC66*** (FULL)
    • +62852 8000 5522
    • WEBET188

Pellegrini Tak Merasa Dikhianati City dan Guardiola

Pellegrini Tak Merasa Dikhianati City dan Guardiola webet188
Webet188 – Manuel Pellegrini tak merasa sakit hati meski kedatangan Pep Guardiola akan membuatnya tersingkir dari kursi manajer Manchester City. Dia juga tak merasa dikhianati oleh City.

Pellegrini hanya akan menangani City sampai akhir musim ini. Setelahnya, pria berkebangsaan Chile itu harus angkat kaki dari Etihad Stadium.

Pada bulan Februari lalu, City telah mengumumkan bahwa mereka akan menjadikan Guardiola sebagai manajer baru mulai musim depan. The Citizens mengontrak Guardiola selama tiga tahun.

Pellegrini baru-baru ini menyebut pengumuman itu telah membuat para pemainnya kehilangan fokus. Akibatnya, City mendapatkan beberapa hasil buruk dan akhirnya terlempar dari perebutan gelar Premier League.

Meski begitu, Pellegrini tak menyalahkan Guardiola atas apa yang telah terjadi. Pria berusia 62 tahun itu juga tidak menaruh dendam kepada para petinggi City.

“Saya tidak merasa dikhianati oleh Guardiola atau pihak klub, tidak sama sekali,” ucap Pellegrini kepada El Pais.

“Saya selalu tahu bahwa saya punya kontrak selama tiga tahun dan suatu saat klub ingin merekrut Guardiola. Tiga tahun ini telah terlewati dan sekarang City akan bekerja dengan Pep,” tambahnya.

“Saya tidak berpikiran buruk terhadap Pep. Dia telah bertindak dengan cara yang paling tepat. Saya sama sekali tidak menyimpan dendam kepadanya,” tutur Pellegrini.

“Saya juga punya hubungan baik dengan (Direktur Olahraga City) Txiki Begiristain dan (CEO City) Ferran Soriano. Saya punya kenangan manis bersama City dan saya berterima kasih atas kesempatan yang mereka berikan kepada saya. Saya selalu menikmati bekerja bersama mereka,” katanya.

Direkrut City pada 2013 lalu, Pellegrini telah mempersembahkan satu titel Premier League dan dua gelar Piala Liga Inggris. Dia masih punya peluang untuk memberi trofi Liga Champions sebagai hadiah perpisahan dengan City.

Penunjukan Guardiola Jadi Alasan Menurunnya City

Manajer Manchester City Manuel Pellegrini menunjuk Pep Guardiola sebagai alasan menurunnya performa The Citizens sedari awal tahun, yang membuat mereka kehilangan kans jadi juara Premier League.

Di akhir Januari lalu atau tepatnya sebelum Kevin De Bruyne cedera, City sebenarnya masih berada di posisi kedua klasemen dengan hanya berselisih dua poin dari Leicester City di puncak.

Namun, bersamaan dengan absennya De Bruyne, City kemudian mengumumkan penunjukkan Guardiola sebagai manajer baru mereka menggantikan Pellegrini musim depan. Guardiola diberi kontrak berdurasi tiga tahun.

Pengumuman Guardiola lebih awal ini memang bertujuan untuk menciptakan ketenangan sekaligus meredam segala rumor soal masa depan Pellegrini.

Namun, yang ada City malah menurun drastis performanya di liga meski masih berkompetisi di semifinal Liga Champions. City kini tertahan di posisi ketiga klasemen dengan 60 poin, selisih 13 angka dari Leicester di puncak, yang membuat peluang mereka jadi juara mengecil kalau tidak bisa dikatakan tertutup sama sekali.

Menurut Pellegrini, penunjukkan Guardiola sudah bikin para pemainnya tidak tenang terkait rumor soal masa depannya masing-masing, sehingga sulit untuk tampil maksimal.

“Tentu saja ada banyak alasan terkait kekalahan kami di laga-laga penting pada bulan Februari, melawan Leicester dan Tottenham, dua laga yang membuat kami tersingkit dari perburuan gelar juara,” ujar Pellegrini di Soccerway.

“Saya merasa frustrasi karena kami tidak pernah mengira bakal kalah di kandang dari Leicester dan Tottenham. Tapi ada banyak alasan mengapa hal itu bisa terjadi, kami bakal menuntaskan musim dengan cara yang tidak normal,” sambungnya.

“Di awal Februari ada kabar soal pergantian manajer, soal pemain yang akan pergi musim depan, ada banyak hal yang ada dalam pikiran seluruh pemain.”

“Tidak mudah tentunya bagi para pemain ketika Anda membaca berita di koran soal apa yang terjadi musim depan, pemain yang akan pergi, pemain yang akan datang. Tidak mudah bagi para pemain untuk tetap fokus,” tutupnya.

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.
bca
mandiri
bri
bni
cimb
Klik Disini Chat Via WA