• Webet188 Minimal Deposite Rp. 25.000 - Dan Minimal Withdraw Rp. 50.000 - (Withdraw Tanpa Batas)..
  • Webet188 Cashback 10% Sportsbook Setiap Hari Senin Jam 12.00 Wib Minimal Kekalahan Deposit Rp. 100.000..

CONTACT INFO

    • 2AFFC28E
    • 7B98A*** (FULL)
    • 2AC66*** (FULL)
    • +62852 8000 5522
    • WEBET188

Hajar Swansea 4-0, Leicester Terus Berlari Menuju Gelar Juara

Hajar Swansea 4-0, Leicester Terus Berlari Menuju Gelar Juara webet188
Webet188 – Hajar Swansea 4-0, Leicester Terus Berlari Menuju Gelar Juara. Leicester City terus berlari menuju gelar juara. Pada pekan ke-35 Premier League, Leicester meraih kemenangan telak 4-0 atas Swansea City.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion KingPower, Minggu (24/4/2016) malam WIB, Leicester tampil tanpa penyerang andalan mereka, Jamie Vardy, yang mendapatkan kartu merah pada laga melawan West Ham United. Lini depan pun diisi oleh Shinji Okazaki dan Leonardo Ulloa.

Kendati tanpa Vardy, Leicester masih bisa memainkan Riyad Mahrez, andalan mereka untuk mencetak gol lainnya. Sebelum laga, manajer Leicester, Claudio Ranieri, menyebut bahwa jika Mahrez tampil bagus, Leicester menjadi lebih hidup. Mahrez jugalah yang akhirnya membawa Leicester unggul ketika laga baru berjalan 10 menit.

Gol bermula dari kesalahan bek Swansea, Ashley Williams, dalam membuang bola. Hendak melambungkan bola ke depan, sapuan Williams malah mengenai badan Mahrez. Selanjutnya, winger asal Aljazair itu berlari mengejar bola ke dalam kotak penalti, menahannya, dan melepaskan sepakan kaki kiri yang lantas menjebol gawang Swansea.

Setelah gol pembuka tersebut, Leicester terus menekan pertahanan Swansea. Namun, baru 20 menit setelah gol pertama itu mereka bisa mencetak gol kedua.

Gol kedua Leicester bermula dari sebuah tendangan bebas Danny Drinkwater dari sisi kanan pertahanan Swansea. Bola yang dilambungkan ke dalam kotak penalti lantas disambut dengan sundulan oleh Ulloa, yang berada di tiang dekat. Bola pun masuk ke dalam gawang Swansea dan kiper mereka, Lukasz Fabianski, tidak bereaksi.

Tidak banyak yang bisa dilakukan oleh Swansea di babak pertama. Tidak ada satu pun attempt on target yang bisa mereka ciptakan di paruh pertama laga.

Swansea memang tidak kesulitan mengalirkan bola, namun mereka tidak bisa menembus pertahanan rapat Leicester. Tiap kali para pemain Swansea menguasai bola, para pemain Leicester dengan cepat turun bertahan. Sering terlihat ke-11 pemain Leicester seluruhnya berada di area lapangan sendiri.

Alhasil, dominasi penguasaan bola yang dimiliki Swansea (61:39) jadi tidak berarti apa-apa di babak pertama ini.

Di babak kedua, determinasi Leicester sekali lagi membuahkan hasil. Tepat ketika pertandingan memasuki menit ke-60, The Foxes mencetak gol ketiga mereka pada laga ini via gol kedua Ulloa.

Gol bermula dari serangan balik cepat yang dilakukan oleh Jeff Schlupp dari sisi kiri. Tidak ada satu pun pemain Swansea yang bisa mengejarnya sehingga Schlupp tinggal berhadapan dengan bek tengah Swansea, Ashley Williams. Awalnya, Schlupp berniat memberikan bola kepada Ulloa yang berada di tiang jauh, namun Williams berhasil membloknya. Namun, Schlupp berhasil menguasai bola kembali dan melanjutkan niatnya mengoper pada Ulloa. Yang dituju pun langsung menceploskan bola dari sisi tiang jauh.

Swansea sempat mendapatkan peluang pada menit ke-78. Dari tendangan penjuru yang dieksekusi oleh Ki Sung-Yueng, Andre Ayew melompat dan menyundul bola. Sundulannya nyaris menjadi gol, kalau saja tidak melenceng tipis di sisi gawang yang dikawal Kasper Schmeichel.

Pada menit ke-79, Leicester kembali memanfaatkan kesalahan pemain-pemain Swansea dalam melakukan operan. Ulloa berhasil memotong bola dan memberikan operan kepada Schlupp. Schlupp lantas berlari menuju kotak penalti dan melepaskan sepakan keras, tetapi sepakannya masih melambung.

Semenit berselang, Leicester mendapatkan peluang lagi lewat serangan balik. Dari sisi kanan, umpan terobosan dikirim kepada Andy King yang berlari dari lini kedua. Sial bagi King, tendangannya dari dalam kotak penalti beberapa saat kemudian masih bisa ditepis Fabianski. Bola rebound kembali disambarnya, tetapi lagi-lagi gagal; tendangan King melambung di atas mistar gawang.

Lima menit menjelang pertandingan berakhir, Leicester membobol gawang Swansea untuk keempat kalinya. Marc Albrighton, yang masuk pada menit ke-82 menggantikan Schlupp, menjadi pencetak golnya. Gol tersebut tak lepas dari usaha pemain pengganti lainnya, Demarai Gray.

Dari lini belakang, Gray dengan cepat berlari menyusuri sisi kanan lapangan. Ia terus melanjutkan larinya hingga mendekati kotak penalti lawan, sebelum akhirnya melepaskan umpan silang ke kotak penalti –yang lantas disundul oleh King. Sundulan King berbalik kepada Gray, yang langsung menyambarnya dengan tendangan. Tendangan Gray memang masih bisa ditepis oleh Fabianski, namun bola rebound langsung disepak oleh Albrighton dari jarak dekat. 4-0.

Dengan kemenangan ini, Leicester kian dekat meraih gelar juara. Mereka kini memimpin klasemen dengan nilai 76, unggul delapan poin atas Tottenham Hotspur –yang baru akan bertanding melawan West Bromwich Albion besok– dengan tiga laga tersisa.

Sementara itu, Swansea berada di posisi ke-15 dengan koleksi nilai 40. Mereka belum aman dari jerat degradasi.

Susunan Pemain

Leicester City: Schmeichel, Simpson, Morgan, Huth, Fuchs, Kante, Drinkwater, Schlupp (Albrighton 82), Mahrez, Okazaki (Gray 73), Ulloa (King 79).

Swansea City: Fabianski, Rangel, Taylor, Williams, Fernandez, Fer (Paloschi 45), Cork, Britton, Sigurdsson (Ki 76), Routledge (Montero 45), Ayew.

JADWAL OFFLINE BANK

anda bisa pasang taruhan pada saat bank offline.
bca
mandiri
bri
bni
cimb
Klik Disini Chat Via WA